PermataBank dan Chandra Asri Selesaikan Transaksi Trade Finance dengan Teknologi Blockchain Pertama di Indonesia

Keuangan Perdagangan dengan teknologi Blockchain adalah inovasi layanan perbankan yang dirancang untuk memfasilitasi transaksi bisnis domestik dan internasional. Di Indonesia, inovasi ini diperkenalkan oleh PermataBank yang bahkan telah berhasil melakukan transaksi lintas batas untuk pertama kalinya antara Indonesia dan Thailand.

Bekerjasama dengan Bangkok Bank PLC, PermataBank telah berhasil menerbitkan Letter of Credit (LC) kepada PT Chandra Asri Petrochemical Tbk di Indonesia Pengirimanperusahaan manufaktur petrokimia terintegrasi terbesar di negara ini platform tunggal dalam waktu yang jauh lebih singkat dan dapat dipantau secara ketat waktu sebenarnya. Biasanya, penerbitan LC harus dikomunikasikan antara pembeli, penjual, bank penerbit dan bank penerima. platform berbeda.

Bersama mitranya, PermataBank berhasil merintis transaksi LC Blockchain melintasi perbatasan untuk Chandra Asri

| Foto oleh Scott Graham di Unsplash

Bagi yang belum familiar dengan istilah Blockchain, teknologi ini berfungsi untuk mengoptimalkan aliran data antar mitra bisnis secara aman dan cepat. Teknologi ini secara signifikan dapat meningkatkan efisiensi dan merampingkan operasi jaringan perdagangan. Jaringan terhubung secara digital yang terpercaya juga merupakan tempat untuk menemukan mitra yang tepat, memperluas jaringan pemasok, pembeli dan bank, serta meningkatkan volume perdagangan secara efisien.

Dalam transaksi komersial keuangan, teknologi Blockchain dapat mengoptimalkan perdagangan global dengan cara yang membuatnya lebih mudah, lebih efisien, dan lebih aman untuk LC lintas batas. Hal ini memungkinkan klien korporat untuk memaksimalkan sumber daya dan arus kas.

Direktur Wholesale Banking PermataBank Darwin Wibowo mengatakan transaksi berhasil lintas batas Pertemuan perdana antara Indonesia dan Thailand ini merupakan pencapaian baru dan terobosan untuk proses tersebut Keuangan Perdagangan di Indonesia. Selain itu, Darwin mengatakan terobosan tersebut sejalan dengan strategi PermataBank untuk memperluas skala bisnisnya.

“Keberhasilan transaksi melalui teknologi blockchain dengan Chandra Asri merupakan pencapaian sekaligus terobosan baru untuk prosesnya” Keuangan Perdagangan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan strategi kami untuk memperluas cakupan bisnis melalui sinergi dengan Bangkok Bank dan memperkuat model bisnis melalui digitalisasi yang menguntungkan kebutuhan klien,” kata Darwin dalam keterangan tertulis, Jumat (19/11).

Chandra Asri juga menyatakan kepuasannya bekerja sama dengan PermataBank dan Bangkok Bank untuk memajukan transaksi LC Blockchain lintas batas pertama dari Indonesia. Menurut Andre Khor, CFO Chandra Asri, transaksi ini merupakan langkah penting dalam menyederhanakan transformasi proses trade finance tradisional sekaligus tonggak baru dalam transformasi digital Chandra Asri.

“Transaksi pertama dengan teknologi Blockchain ini menandai tonggak terbaru dalam program transformasi digital Chandra Asri. Sebagai pemain utama di industri ini, kami berharap dapat terus melakukan terobosan-terobosan baru untuk mendorong industrialisasi dan integrasi, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Andre.

PermataBank adalah bank pertama di Indonesia yang berhasil melakukan transaksi Keuangan Perdagangan melalui sistem Blockchain

| Foto oleh Launchpresso di Unsplash

Abdy D. Salimin, Direktur Teknologi dan Operasi PermataBank, mengatakan sebagai bank inovasi digital terkemuka, PermataBank terus berinvestasi pada kapabilitas teknologi yang tepat untuk memecahkan masalah nasabah. Ini menjelaskan penggunaan teknologi Blockchain Hal ini mencerminkan komitmen PermataBank untuk memberikan pengalaman perbankan terbaik.

“Penggunaan teknologi Blockchain dalam pembiayaan perdagangan, bekerja dengan Contour mencerminkan komitmen berkelanjutan kami untuk memberikan pengalaman perbankan terbaik kepada pelanggan kami janji merek cuaca: sederhana, cepat dan dapat diandalkan,‘ kata Abdi.

PermataBank adalah bank pertama di Indonesia yang memproses transaksi Keuangan Perdagangan melalui sistem Blockchain. Dalam mengimplementasikan teknologi ini, PermataBank bermitra dengan Contour, sebuah perusahaan Blockchain yang menyediakan layanan ke lebih dari 80 bank dan perusahaan di Asia, Timur Tengah dan Eropa.